top of page

SketchUp and Its Ecosystem: Eksplorasi Workflow Desain yang Lebih Cepat, Kolaboratif, dan Terintegrasi.

  • Gambar penulis: Tekno Logika Utama
    Tekno Logika Utama
  • 13 jam yang lalu
  • 4 menit membaca

Dalam upaya mendukung perkembangan digitalisasi di bidang arsitektur, desain, dan konstruksi, PT Tekno Logika Utama bersama Trimble SketchUp, ACA Pacific, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), dan IAI Sulawesi Selatan menghadirkan rangkaian workshop bertajuk “SketchUp and It’s Ecosystem”.

Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan perkembangan terbaru SketchUp sekaligus memberikan gambaran mengenai bagaimana ekosistem SketchUp dapat membantu menciptakan workflow desain yang lebih cepat, akurat, kolaboratif, dan terintegrasi.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui dua sesi, yaitu Online Workshop pada 30 Juli 2026 dan Offline Workshop pada 6 Agustus 2026 di IBIS Makassar City Center, Kota Makassar.



Mengenal SketchUp dan Ekosistemnya

SketchUp tidak hanya digunakan sebagai perangkat untuk membuat model 3D. Seiring berkembangnya kebutuhan industri desain dan konstruksi, ekosistem SketchUp terus berkembang untuk mendukung berbagai tahapan workflow, mulai dari pemodelan, visualisasi, dokumentasi, hingga kolaborasi proyek.

Melalui workshop ini, peserta diajak untuk mengenal berbagai fitur SketchUp terbaru serta memahami bagaimana teknologi tersebut dapat diterapkan dalam workflow desain sehari-hari.

Sesi online mengangkat tema “SketchUp and It’s Ecosystem – Next Generation of SketchUp” dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal berbagai fitur SketchUp melalui pemaparan materi, demonstrasi, serta sesi tanya jawab bersama narasumber.


Online Workshop: Next Generation of SketchUp

Pada sesi online yang berlangsung pada 30 Juli 2026, peserta mendapatkan pengenalan mengenai berbagai perkembangan terbaru dalam SketchUp dan ekosistemnya.

Materi tidak hanya berfokus pada penggunaan software, tetapi juga memperlihatkan bagaimana fitur-fitur SketchUp dapat membantu meningkatkan efisiensi proses desain.

Beberapa agenda utama dalam sesi ini meliputi:

  • Pengenalan berbagai fitur terbaru SketchUp

  • Demo fitur dan workflow SketchUp

  • Pembahasan penerapan SketchUp dalam proses desain

  • Sesi tanya jawab bersama narasumber

Melalui pendekatan demo dan diskusi, peserta dapat memperoleh gambaran yang lebih praktis mengenai penggunaan SketchUp dalam kebutuhan desain dan pekerjaan profesional.


Offline Workshop: SketchUp untuk Preservasi dan Restorasi Bangunan

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan melalui Offline Workshop pada 6 Agustus 2026 di IBIS Makassar City Center dengan tema “Bagaimana SketchUp Membantu Preservasi dan Restorasi Bangunan”.

Sesi ini menghadirkan pendekatan yang lebih aplikatif dengan mengeksplorasi bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan dalam proses dokumentasi, preservasi, restorasi, dan visualisasi bangunan.

Salah satu fokus utama workshop adalah pemanfaatan fitur Scan to Design dan Scan Essentials, yang dapat membantu menghubungkan kondisi objek atau bangunan di dunia nyata dengan proses pemodelan digital.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada berbagai workflow yang mendukung proses desain dan dokumentasi, antara lain:

  • Scan to Design & Scan Essentials

  • Advanced LayOut untuk As-Built Drawing

  • Estimasi Biaya Real-Time

  • Kolaborasi Cloud melalui Trimble Connect

  • Visualisasi Konsep Berbasis AI

Dengan kombinasi berbagai fitur tersebut, SketchUp dapat menjadi bagian dari workflow yang lebih terintegrasi, mulai dari proses pengumpulan data hingga penyajian desain dan dokumentasi proyek.


Dari Data Lapangan hingga Visualisasi Desain

Salah satu aspek penting yang menjadi perhatian dalam workshop adalah bagaimana teknologi dapat membantu mempercepat proses dari kondisi nyata di lapangan menuju model dan visualisasi digital.

Melalui workflow Scan to Design, data dari objek atau lingkungan dapat menjadi bagian dari proses pemodelan. Selanjutnya, informasi tersebut dapat dikembangkan menjadi model yang dapat digunakan untuk kebutuhan desain, dokumentasi, maupun komunikasi proyek.

Untuk kebutuhan dokumentasi teknis, LayOut juga dapat membantu menghasilkan gambar kerja dan as-built drawing dari model yang telah dibuat.

Pendekatan ini memungkinkan proses desain dan dokumentasi menjadi lebih terstruktur, sekaligus membantu mengurangi pekerjaan berulang dalam workflow proyek.


Kolaborasi Proyek yang Lebih Terintegrasi

Selain kemampuan pemodelan dan visualisasi, kolaborasi menjadi bagian penting dari ekosistem SketchUp.

Melalui Trimble Connect, tim proyek dapat bekerja dengan informasi dan model yang tersimpan secara terpusat sehingga proses berbagi dan koordinasi data dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Dalam proyek yang melibatkan berbagai pihak, kemampuan untuk mengakses dan berkolaborasi menggunakan data proyek yang sama dapat membantu meningkatkan komunikasi serta mengurangi potensi kesalahan akibat penggunaan informasi yang tidak terbarui.

Hal ini menjadi semakin relevan dalam proyek preservasi dan restorasi bangunan yang membutuhkan koordinasi antara arsitek, desainer, konsultan, kontraktor, serta pihak-pihak terkait lainnya.


Visualisasi untuk Mendukung Pengambilan Keputusan

Visualisasi juga menjadi salah satu bagian penting dalam proses desain modern.

Dengan kemampuan visualisasi yang semakin berkembang, model SketchUp dapat digunakan untuk menyampaikan konsep secara lebih realistis dan mudah dipahami. Hal ini membantu tim proyek maupun stakeholder melihat gambaran desain sebelum memasuki tahap pelaksanaan.

Dalam konteks preservasi dan restorasi, visualisasi juga dapat membantu memperlihatkan perbandingan kondisi eksisting dengan konsep restorasi yang direncanakan.

Dengan demikian, teknologi visualisasi tidak hanya berfungsi sebagai media presentasi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses komunikasi dan pengambilan keputusan dalam proyek.


Membangun Workflow Desain yang Lebih Efisien

Rangkaian “SketchUp and It’s Ecosystem” menunjukkan bahwa penggunaan SketchUp dapat berkembang jauh melampaui proses pemodelan 3D.

Dengan menggabungkan pemodelan, scanning, dokumentasi, estimasi, visualisasi, dan kolaborasi berbasis cloud, pengguna dapat membangun workflow yang lebih terhubung dari satu tahapan ke tahapan lainnya.

Bagi arsitek, desainer, mahasiswa, maupun profesional di bidang konstruksi, pendekatan ini membuka peluang untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan sekaligus menghasilkan dokumentasi dan komunikasi desain yang lebih baik.


Kolaborasi untuk Mendorong Transformasi Digital

Melalui kegiatan ini, PT Tekno Logika Utama bersama Trimble SketchUp, ACA Pacific, IAI, dan IAI Sulawesi Selatan terus mendukung peningkatan pemanfaatan teknologi digital di bidang arsitektur dan konstruksi.

Workshop ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkenalkan workflow desain yang lebih modern kepada para profesional dan pengguna SketchUp, sekaligus menunjukkan bagaimana ekosistem teknologi dapat membantu menjawab kebutuhan proyek yang semakin kompleks.

Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, proses desain, dokumentasi, visualisasi, dan kolaborasi dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga membantu menciptakan workflow yang lebih cepat, akurat, kolaboratif, dan terintegrasi.

SketchUp and It’s Ecosystem menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan bagaimana teknologi desain dapat terus berkembang dan memberikan nilai lebih bagi dunia arsitektur, desain, preservasi, dan konstruksi di Indonesia.

Komentar


bottom of page